Terfavorit & Terbesar di Indonesia

Category: Blog (page 3 of 5)

Carolina Marin dan Greysia Polii, Menyaput Lara di Impact Arena

Apa anda melihat partai final Yonex Thailand Open akhir minggu kemarin? Bagaimana anda menyaksikan perform beberapa finalis di pertandingan terakhir? Apa beberapa momen terkesan yang anda rekam di Impact Ajang, Bangkok?

Untuk saya, sebagai kompetisi pembuka kalender BWF World Tur 2021, acara itu cukup sukses. Di tengah-tengah serangan wabah Covid-19 kompetisi itu dapat diadakan laiknya tingkat Super 1000.

Tidak gampang untuk pelaksana untuk pastikan tiap pemain, official, crew, dan beberapa faksi berkaitan yang lain dapat berperanan secara baik. Terhitung pastikan setiap faksi masih patuhi prosedur kesehatan tanpa argumen.

Memang tidak ada atmosfer bising persaingan yang terjadi di ajang laga. Kompetisi itu diadakan tertutup. Sepanjang laga juga, tidak ada tindakan sama-sama berjabat-tangan antarlawan, juga dengan petugas laga. Cukup diwakilkan gerakan tangan terkatup di dada sekalian membungkuk menuju musuh.

Setiap perlu jaga jarak. Piranti tambahan menyengaja didatangkan untuk meminimalkan interferensi antarmanusia di atas lapangan seperti distribusi kok. Beberapa pemain tak lagi dilayani secara eksklusif. Setiap ambil kok baru yang ada di tepi lapangan, juga secara berdikari amankan kok yang tidak terpakai di lokasi yang sudah disiapkan.

Banyak pengubahan yang terjadi di atas lapangan yang dapat kita urai panjang lebar. Tetapi di tengah-tengah bermacam kebatasan itu, laga untuk laga teratur diadakan. Lebih dari itu, beberapa fans di seantero jagad juga dapat terus melihat tindakan beberapa pemain lewat monitor kaca tv, computer, maupaun telephone pegang.

Nah, kecuali pada pihak pelaksana, operator dan tuan-rumah, kita perlu memberi animo ke beberapa pemain. Mereka telah memberi kita tontonan menarik. Selesai lebih dari 8 bulan vakum, beberapa fans tepuk bulu dapat kembali dihibur. Walaupun tidak seluruh pemain terbaik ikut, kompetisi antarkontestan masih ketat.

Penyelenggaraan Thailand Open dengan implementasi prosedur kesehatan yang ketat/https://twitter.com/badmintonphoto

Jatuh miskin

Setiap pemain memberi diri secara keseluruhan dengan semua keunggulan dan kekuarangan yang pada akhirnya kita tangkap. Sedikit yang mengetahui, begitu berartinya laga ini untuk beberapa pemain. Balik ke lapangan laga, kembali ujuk keterampilan, kembali beradu adrenalin dan psikis untuk memperoleh point, tribune, dan hadiah.

Seluruh Wakil Indonesia yang Tampil di Hari Pertama Toyota Thailand Open 2021 Lolos ke Babak Kedua

Semua kelompok pemain Indonesia yang raih satu gelar lewat Greysia Polii/Apriyani Rahayu di kompetisi tingkat super 1000 Yonex Thailand Open 2021 2 hari yang baru lalu, kembali tampil di kompetisi dengan tingkat yang serupa, tingkat super 1000 Toyota Thailand Open 2021 yang diadakan dari tanggal 19 s/d 24 Januari 2021.

Dalam kompetisi ini, Indonesia mengikutkan 16 wakilnya yang terbagi dalam 3 pemain bidang tunggal putra, 2 pemain bidang tunggal putri, 5 pasangan bidang ganda putra yang diantaranya diperkokoh oleh pasangan rangking dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang difavoritkan di urutan ke-2. Seterusnya 2 pasangan bidang ganda putri dan 4 pasangan bidang ganda campuran yang diantaranya diperkokoh oleh pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang difavoritkan di urutan ke-2.

Berdasar daftar favorit pemain, pemain Indonesia yang berkesempatan besar untuk tampil jadi juara ialah di bidang ganda putra yakni pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang difavoritkan di urutan ke-2 dan pasangan ganda campuran. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang difavoritkan di urutan ke-2. Disamping itu, pasangan ganda putri Greysia/Apriyani sebagai juara Yonex Thailand Open 2 hari lalu, berkesempatan besar tampil kembali sebagai juara.

Pemain Indonesia yang lain yang difavoritkan ialah Anthony Sinisuka Ginting yang difavoritkan di. Surutan ke-5 bidang tunggal putra, Jonatan Christie favorit ke enam bidang. Stunggal putra, Fajar/Rian difavoritkan di urutan ke-5 bidang ganda putra. Greysia/Apriyani difavoritkan di urutan ke-5 bidang ganda putri, Hafiz Faizal/Gloria difavoritkan di urutan ke-6 ganda campuran.

Hari awal yang dimainkan ini hari (Selasa,19/1/2021), Indonesia turunkan 6 wakilnya di set pertama. Di bidang tunggal putra, dua pemain yang di turunkan, lolos ke set ke-2 . Shesar Hiren Rhustavito jadi pembuka maju ke set ke-2 sesudah menang dua set. Slangsung atas pemain tuan-rumah Khosit Phetpradab dengan score 21-13, 21-13. Dituruti oleh favorit ke-5 Anthony Sinisuka Ginting maju ke. Sset ke-2 yang menang dua set langsung atas pemain India Sourabh Verma dengan score 21-16, 21-11.

Menatap Babak 16 Besar Toyota Thailand Open 2021 pada Sektor Tunggal Putra

Terlahir di sebuah dusun terasing di Sumatra Utara, persisnya di dusun Sorimadingin Kabupaten Tapanuli Selatan. Kini sedang tempuh study S1 pada program study Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pengetahuan Budaya, Kampus Brawijaya, angkatan 2017 dan ambil ketertarikan sastra. Dahulu mempunyai hoby memotong rambut dan bermain sepak bola di tepian daerah di dekat sungai Angkola tapi saat ini mulai menyenangi beberapa film Bollywood dan memperdalam dunia kepenulisan.

Seterusnya

Tutup

Set pertama Toyota Thailand Open 2021 Super 1000 diadakan pada Selasa dan Rabu (19 dan 20/1/2021) di Impact Ajang, Bangkok. Sekitar dua dari 3 tunggal putra yang sebagai wakil Indonesia sukses meluncur ke set 16 besar.

Ke-2 tunggal putra yang sukses meluncur ke set 16 besar itu ialah Shesar H. Rhustavito dan Anthony S. Ginting sedang Jonatan Christie harus tersisih di hari laga ini hari. Vito dan Ginting terlebih dahulu berlaga di hari Selasa daripada Jojo yang baru berlaga pada ini hari.

Vito yang sekarang ini berperingkat 18 dunia sukses menaklukkan wakil tuan-rumah, Khosit Phetpradab dengan straight game 21-13 dan 21-13. Kemenangan itu menambahkan keunggulan head to head dengan Khosit jadi 2-0, di mana pada tatap muka awalnya di Yonex-Sunrise Vietnam Open 2017 Vito sukses meraih kemenangan dengan straight game 21-19, dan 21-13.

Saat itu, pada hari yang serupa Ginting sukses meraih kemenangan dengan straight game 21-16 dan 21-11 saat bertemu dengan wakil India, Sourabh Verma. Kemenangan itu menambahkan. Shead to headnya jadi 3-0 sekalian jaga peluang untuk tampil di. BWF World Tur Finals 2020 yang akan dilaksnakan pada 27-31 Januari ini.

Hasil berlainan malah dicapai oleh Jojo, sesudah berusaha sepanjang 75 menit menantang wakil India berperingkat 28 dunia, Prannoy H. S, membuat Jojo harus mengaku keunggulan rivalnya dengan rubber set 21-18, 16-21 dan 23-21. Kekalahan itu sudah memutuskan keinginan Jojo untuk tampil di BWF World Tur Finals.

Mudah-mudahan ke-2 tunggal putra merah putih yang akan berlaga esok meraih kemenangan dan lagi meluncur ke set seterusnya.

3 Skuad Muda Siap Menambah Amunisi Indonesia dalam Persaingan Ganda Putra Dunia

Bidang ganda putra Indonesia nampaknya tidak ingin pergi dari supremasi kompetisi paling atas badminton dunia. Team bimbingan Herry Iman Pierngadi itu sering jadi unggulan Indonesia untuk raih titel juara di beberapa turnamen yang diadakan Badminton World Federation (BWF).

Dari daftar rangking paling akhir yang di-launching BWF, sekarang ini bercokol 3 ganda putra tanah air di rangking 10 besar dunia. Mereka ialah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang ada di rangking 1, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di rangking 2 dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di rangking 6 dunia.

Nyaris 10 bulan fakum dari BWF World Tur karena wabah covid-19, minggu kemarin. BWF kembali melangsungkan kompetisi Yonex Thailand Open Super 1000. Tetapi pantas sayang, mangkirnya beberapa pemain kelas atas terutamanya dari. Tiongkok dan Jepang, tidak bisa digunakan dengan bagus untuk raih titel juara dari bidang ganda putra dalam kompetisi ini.

Seperti dijumpai, team ganda putra Indonesia tidak berhasil memberangkatkan ganda putra nomor satu dunia The Minions. Meskipun sesungguhnya masihlah ada The Daddies dan Fajar/Rian yang semestinya benar-benar berkesempatan untuk menggondol titel juara. Tetapi apa akan dikata, ke-2 nya belum sukses menjadi yang terbaik.

Walau team ganda putra belum sukses memahat titel juara di tunamen Yonex. Thailand Open minggu kemarin, tetapi ada yang memikat pada tim muda ganda putra Indonesia yang dibawa ke Thailand.

Di kompetisi yang diadakan di Impact Ajang Bangkok itu, team ganda putra sukses loloskan 5 pasangan ganda putra. Hendra/Ahsan dan Fajar/Rian didampingi 3 tim muda yakni Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, Pramudya. Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan pasangan juara dunia junior 2019 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Sayang, di set pertama ke-2 tim muda itu harus sama-sama bertemu untuk amankan ticket set ke-2 Yonex Thailand Open. Akhirnya, Fikri/Bagas harus mengaku keunggulan Leo/Daniel dalam rubber set dengan score ketat 15-21, 29-27 dan 21-13.

Pasangan Fikri/Bagas sekarang ini tempati rangking 48 bidang ganda putra dunia. Muhammad Shohibul Fikri sekarang ini berumur 21 tahun, dia kelahiran 15 November 1999. Sementara pasangannya Bagas Maulana ialah kelahiran 20 Juli 1998.

Wakil Indonesia Mulai Rontok di Toyota Thailand Open 2021

Masuk hari ke2 kompetisi tingkat super 1000 Toyota Thailand Open 2021, wakil Indonesia mulai rontok. Hari awal yang dimainkan tempo hari (Selasa,19/1/2021), Indonesia turunkan 6 wakilnya di set pertama. Indonesia sukses menulis hasil 100%, semua maju ke set ke-2 . Hari ke-2 yang dimainkan ini hari (Rabu, 20/1/2021), Indonesia cuman loloskan 4 wakilnya dari 10 wakil Indonesia yang tampil di set pertama. 4 wakil Indonesia yang lolos ke set ke-2 ialah dari bidang ganda putra dan ganda campuran.

Bidang ganda putra, pasangan muda Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana yang sekarang ini berada di rangking 48 dunia bertemu dengan pasangan senior rangking 24 dunia dari Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov di atas lapangan 1 Impact Ajang, Bangkok. Awalnya dalam kompetisi Yonex Thailand Open, ke-2 pasangan ini sama luruh di set pertama.

Pasangan muda kita meskipun kesempatannya untuk maju ke set ke-2 lumayan berat ingat rangking dunia rivalnya lebih bagus, pada akhirnya sanggup memenangi laga lewat pertempuran rubber set yang berjalan sepanjang 48 menit dengan score 21-15, 16-21, 21-13.

Pasangan veteran rangking dua dunia yang mendapatkan panggilan “The Daddies. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bertemu dengan pasangan rangking 22 dunia dari Inggris Marcus Ellis/Chris Langridge di atas lapangan 1 Impact Ajang, Bangkok. Awalnya dalam kompetisi Yonex Thailand Open, ke-2 pasangan ini sama luruh di set perempat final.

Ke-2 pasangan ini telah 4x sama-sama bertemu dan semua dimenangi oleh pasangan Hendra/Ahsan. Hendra/Ahsan yang difavoritkan di urutan ke-2 sanggup. Smanfaatkan kelebihannya untuk maju ke set ke-2 lewat kemenangan dua game langsung dalam kurun waktu 47 menit dengan score 23-21, 21-15.

Pasangan muda Pramudya. Kusumawardana/Yeremia Erich Yoce Yacob Rambitan yang sekarang ini. Sberada di rangking 65 dunia bertemu dengan pasangan rangking 66 dunia dari Perancis Vimala Heriau/Margot Lambert. Laga dimainkan di atas lapangan 3 Impact Ajang, Bangkok. Pasangan muda kita lolos ke set ke-2 sesudah. Sunggul dua game langsung dalam kurun waktu cuman 1/2 jam dengan score 21-14, 21-16.

Hendra/Ahsan Terhenti di Semi Final Toyota Thailand Open 2021

Hari awal yang dimainkan (Selasa,19/1/2021), Indonesia turunkan enam wakilnya di set pertama. Indonesia sukses menulis hasil 100%, semua maju ke set ke-2 . Hari ke-2 yang dimainkan (Rabu, 20/1/2021), Indonesia cuman loloskan empat wakilnya dari 10 wakil Indonesia yang tampil di set pertama.

Masuk hari ke-3 kompetisi tingkat super 1000 Toyota Thailand Open 2021 yang akan dimainkan ini hari (Kamis, 21/1/2021), 10 wakil Indonesia yang maju ke set ke-2 , kembali berusaha untuk ke arah perempat final. 10 wakil Indonesia yang lolos ke set ke-2 itu ialah dari bidang tunggal putra (dua wakil), tunggal putri (satu wakil), ganda putra (empat wakil), ganda putri (satu wakil) dan ganda campuran (dua wakil).

Bidang tunggal putra, pemain berumur 24 tahun rangking 6 dunia Anthony Sinisuka Ginting akan bertemu dengan rangking 20 dunia dari Hongkong Lee Cheuk Yiu di atas lapangan 2 Impact Ajang, Bangkok. Awalnya dalam kompetisi Yonex Thailand Open, Anthony Sinisuka Ginting luruh di set semi final, sedang Lee Cheuk Yiu luruh di set perempat final. Ke-2 pemain ini telah 2x sama-sama bertemu dengan hasil 1-1. Ginting yang difavoritkan di urutan ke-5 berkesempatan untuk maju ke perempat final.

Pemain berumur 26 tahun rangking 18 dunia Shesar Hiren Rhustavito akan bertemu dengan rangking. S42 dunia dari Denmark Hans Kristian Solberg Vittinghus di atas lapangan 3 Impact Ajang, Bangkok. Awalnya dalam kompetisi Yonex Thailand Open, Shesar luruh di set ke-2 , sedang Hans Kristian luruh di set pertama. Ke-2 pemain ini pernah sama-sama bertemu dengan hasil 1-0 untuk Hans Kristian. Kesempatan Shesar untuk maju ke perempat final fifty-fifty.

Bidang tunggal putri, pemain berumur 21 tahun rangking 21 dunia Gregoria Mariska Tunjung akan bertemu. Sdengan rangking 1 dunia dari Taiwan Tai Tzu Ying di atas lapangan 2 Impact Ajang, Bangkok. Awalnya dalam kompetisi Yonex Thailand Open, Gregoria luruh di set pertama, sedang Tai Tzu Ying tampil jadi Finalis. Ke-2 pemain ini seringkali sama-sama bertemu dengan hasil 6-0 untuk Tai Tzu Ying. Kesempatan Gregoria untuk maju ke set perempat final tipis sekali.

Gagal Total di Toyota Thailand Open, Saatnya Indonesia “Move On” ke World Tour Finals!

Saat tidak ada kembali wakil Indonesia yang diinginkan naik tribune khusus Toyota Thailand Open 2021, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan datang memberikan keinginan. “Daddies” jadi salah satu yang masih ada di kompetisi tingkat Super 1000 sampai beberapa piluh menit sesudah Greysia Polii/Apriyani Rahayu disetop pasangan Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan, 16-21 18-21 di semi final.

Favorit dua sekalian pasangan ranking dua dunia ini diinginkan dapat melulutkan Lee Yang/Wang Chi Lin. Pasangan Taiwan yang difavoritkan di posisi enam itu, belum menang di tiga tatap muka paling akhir. Daddies diinginkan dapat perpanjang catatan kemenangan di tatap muka ke-9.

Rupanya, Lee Yang/Wang Chi Lin bukan musuh yang gampang ditaklukkan. Apa lagi ke-2 nya barusan juara minggu kemarin, menaklukkan pasangan senior Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong di pertandingan terakhir.

Pasangan nomor tujuh dunia rupanya betul-betul sanggup melayani kematangan Daddies. Di game pertama, Daddies tampil memberikan keyakinan. Lee/Wang nampak kesusahan untuk memperhitungkan penempatan-penempatan bola pasangan senior Indonesia.

“Pada game pertama kami ada di bawah tekanan; kami jaga kok tinggi, memungkinkannya mereka untuk merusak atau menggunting, dan kami selalu memburu kok dan tidak menggenggam kendalian. Jadi kami berasa tidak nyaman,” saya Wang seperti dinukul dari bwfbadminton.com.

Lee/Wang coba menangani penekanan. Ke-2 nya bermain semakin tenang dan taktis. Tanding hebat terjadi di game ke-2 . Score sempat pernah seimbang di angka 20, saat sebelum Lee/Wang ambil dua point paling akhir. Di game pemasti, Lee/Wang nampak makin optimis. Pasangan ini juga sukses mengakhiri perlawanan Daddies.

“Kemampuan kami bagus saat ini, dan kami punyai semakin banyak tenaga, bisa lebih cepat, untuk menggerakkan di depan. Kami lagi menggerakkan, dan bukan hanya bertahan. Awalannya kami takut dengan shooting datar mereka jadi kami lagi mengusung dan jatuh di pertahanan,” timpal Lee Yang.

Lee Wang/Wang Che capai final dalam dua kompetisi berturut-m

Kemenangan 14-21 22-20 21-12 dalam tempo 50 menit mengantarkan mereka ke partai final, sekalian dekatkan mereka ke tangga juara, menambahkan koleksi gelar di Impact Ajang, Bangkok.

Saat itu, luruhnya keinginan paling akhir membuat Indonesia harus gigit jemari. Apa ini penanda ketidakberhasilan keseluruhan di kompetisi ke-2 ini?

Hans Vittinghus ke Final, dan Cerita Mie Instan dari Bos Indofood

Hahaha yes its very funny how it just went crazy. I think us Indonesia penggemar are really thankful to you tonight.

I am quite sure I’ll able to send to Denmark. I’ll cek on Monday and get back to you.

Demikian isi pembicaraan Axton Salim bos Indofood dengan Vittinghus melalui direct messange Instagram kedunya.

Perempat final Tunggal Putra Toyota Thailand Open 2021 tinggalkan narasi menarik untuk Vittinghus dan penggemar bulu tangkis Indonesia. Masalahnya saat sebelum partai menantang Lee Cheuk Yiu tempo hari, bos Indofood Axton Salim janji akan memberi paket Indomie padanya, jika lolos ke semi-final. Karena kemenangan Hans-Kristian Vittinghus atas Lee Cheuk Yiu tentukan bisa lolos tidaknya tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting ke perputaran final BWF Tur Finals yang digelar pada 27-31 Januari kedepan.

Semenjak awalnya, ke-2 nya memperlihatkan permainan seru. Sampai game pertama dimenangi Lee melalui sinetron jus, 22-20. Di game ke-2 , Lee seakan kehilangan permainannya pada awal. Dia memberi set ke-2 , dengan keunggulan Vittinghus 21-12.

Pada game penetapan, sinetron awalnya permainan kembali terulang lagi. Baik Lee atau Hans, bermain lebih waspada, sampai pada point penting 19-19 terjadi. Apa ingin dikata, dewi fortuna lebih memihak pada Vittinghus, ia sanggup akhiri permainan dengan 21-19. Sebelumnya, sinetron Ginting di final Hongkong Open tahun kemarin kembali terulang lagi.

Point paling akhir Vitinghus dipandang Lee tidak syah, karena ia menduga raket pemain Denmark itu sudah sentuh bertepatan dengan shuttlecook. Tetapi, Umpire berbicara lain, dia memandang raket tidak sentuh net, dan point Hans syah. Point krontroversial itu juga memberikan keuntungan Ginting, pasti dirinya.

Kemenangan itu pada akhirnya ditanggapi Bos Indofood, Axton Salim. Ia janji akan mengirim langsung stock Indomie ke pemain Denmark itu, sebagai wujud terima kasih sudah menolong Ginting meluncur ke perputaran final. Pasti untuk memenuhi janjinya.

Screen picture pembicaraan Hans dengan Axton salim. Photo: Twitter BadmintonTalk Thank you! A promise is a promise. Will DM you privately to see how we can arrange this.

Thank you! A promise is a promise. Will DM you privately to see how we can arrange this.

Tim Indonesia Tanpa Wakil di Final Toyota Thailand Open

Sesudah gelaran Yonex Thailand Open 2021 yang berjalan Pekan kemarin , kesempatan ini kembali datang gelaran persaingan bulu tangkis yakni Toyota Thailand Open 2021 kelompok super 1000. Gelaran ini sebenarnya diadakan di tengah-tengah yang serupa yakni Impact Ajang Bangkok Thailand yang diawali pada Selasa 19 Januari 2021 sampai set final yang jatuh pada Minggu 24 Januari 2021 esok.

Di hari Sabtu 23 Januari 2021 , gelaran ini masuk set semi-final dan sebenarnya team bulu tangkis Indonesia sukses tempatkan dua wakilnya di bidang ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Untuk team ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu bertemu dengan team ganda putri asal Korea Selatan yakni Lee So Hee/Shin Seung Chan , dan sayang untuk Greysia/Apriyani harus tidak berhasil ke set final sesudah kalah dengan 2 set langsung yakni 16-21 , 18-21 dalam durasi 58 menit.

Walau sebenarnya dan sudah. Sdiketahui awalnya , Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses raih titel agen bola online terpercaya juara. Spada gelaran Yonex Thailand Open 2021 sesudah menaklukkan team. Sganda putri tuan-rumah Thailand yakni Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dengan 2 set langsung yakni 21-12 , 21-15.

Saat itu di bidang ganda putra. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tidak berhasil ke set final sesudah kalah atas pasangan ganda putra asal Chinese Taipei yakni Lee Yang/Wang. Chi-Lin dengan rubber set yakni 21-14 , 20-22 , 12-21 dalam durasi 50 menit. Dengan begitu team bulu tangkis Indonesia tanpa wakil di set final Minggu esok.

Saat itu pertandingan final dari. Sbidang ganda putri akan menghadapkan sama-sama pasangan asal. Korea Selatan yakni Lee So Hee/Shin Seung Chan yang akan menghadapi rivalnya. Kim So Yeong/Kong Hee Yong , selanjutnya dari bidang ganda putra akan. Smenghadapkan di antara pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang. Sakan menghadapi rivalnya pasangan ganda putra asal Chinese Taipei yakni Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Diteruskan dengan bidang tunggal putri di mana Tai Tzu Ying asal Chinese Taipei akan menghadapi rivalnya. Carolina Marin asal Spanyol , disamping itu dari bidang tunggal putra. Sakan menghadapkan sama-sama pemain dari Denmark yakni Hans-Kristian Solberg Vittinghus yang akan menghadapi rivalnya Viktor Axelsen.

Kabar Duka Cita dari Bulutangkis

Tanpa wakil Indonesia terang jadi salah satunya bukti menarik final Toyota Thailand Open 2021. Masalah ini, kita harus mengaku jika peserta lain lebih bagus, lebih siap, juga lebih mujur untuk bertanding di pertandingan terakhir. Impact Ajang, Bangkok, Minggu (24/1/2021) pasti jadi pentas untuk beberapa pemain dan pasangan terbaik.

Final ke-2 ganda putra Taiwan, akankah jadi gelar ke-2 mereka?

Lee Yang/Wang Chi Lin jadi salah satunya pasangan yang menarik perhatian di dua kompetisi pembuka BWF World Tur 2021. Bagaimana tidak. Pasangan Taiwan ini sukses melangkah ke final di dua kompetisi berlevel Super 100 itu.

Minggu kemarin, favorit enam ini memupuskan keinginan pasangan mandiri senior asal Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong di partai final Yonex Thailand Open. Ke-2 nya meringkus peraup perak Olimpiade Rio 2016 itu dalam pertempuran ketat rubber set dengan durasi lebih satu jam. Score akhir 21-16,21-23,21-19 mengantarkan ke-2 nya ke tribune juara.

Menariknya, Lee/Wang kembali bertemu pasangan Malaysia di pertandingan pucuk. Kesempatan ini gantian pasangan muda, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Lee/Wang mengambil langkah ke final selesai mengandaskan pasangan senior sekalian keinginan paling akhir Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Kemenangan 21-14,20-22,12-21 atas pasangan nomor dua dunia itu membuat Lee/Wang berkesempatan memahat brace. Aaron/Soh, yang memulangkah pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di empat besar, belum menuai kemenangannya pada Lee/Wang di dua tatap muka paling akhir.

Aaron Chia.Soh Wooi Yik memburu gelar pertama mereka di tingkat Super 1000: bwfbadminton.com

Pertemuan paling akhir mereka terjadi di BWF World Tur Finals 2019. Waktu itu Lee/Wang menang 20-22,23-21,14-21. Akan tetapi, Aaron/Soh tidak mau buang peluang menjadi juara selesai mencapai final Super 1000 ke-2 selesai tidak berhasil di All England 2019 kemarin. Saat itu, kedunya harus mengaku keunggulan Hendra/Ahsan, 11-21, 21-14, 21-12.

Apa tatap muka ke-3 ini agen slot online terpercaya menjadi lagi punya pasangan ranking tujuh dunia sekalian jadikan mereka sebagai pasangan Taiwan pertama yang dapat berjaya di dua kompetisi tingkat elit itu? Atau Lee/Wang malah alami antiklimaks?

Dua pasangan itu, khususnya, Lee/Wang, pasti sama alami kecapekan selesai bermain teratur semenjak minggu kemarin. Karenanya, irit saya, juara di pertandingan ini bisa menjadi punya pasangan yang sanggup bermain taktis, pintar dan sabar, sekalinya gelora adrenalin pemain muda susah dibendung.

error: Content is protected !!